Heboh Emas Di Pantai Maluku,Warga Berbondong Mendulang

Tribun Kota,Maluku Tengah.

Warga Maluku dihebohkan dengan penemuan emas di sekitar pantai,Tepatnya di Desa Tamilow Kecamatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah.Menurut warga sekitar emas dipantai itu bukan ditemukan secara kebetulan,namun ini adalah kehendak Tuhan.”Berkah namanya dan kehendak Tuhan ini emas yang di temukan,Beta biasa bertani sekarang pindah kesini mau berdulang emas saja,”Ujar Pria setengah tua yang di panggil pawae saat diwawancara Kontributor Tribun Kota di sekitar pantai. Sementara pemerintah daerah menghimbau agar warga tak melakukan aktivitas pendulangan dengan cara yang tak benar. Sebab, tindakan itu akan merusak lingkungan pantai di desa tersebut.

Dilansir CNN bahwa Peneliti Madya LIPI, Iwan Setiawan mengatakan kemungkinan besar temuan emas yang berada di pesisir pantai Maluku Tengah merupakan Native Gold atau emas murni. Hal ini merujuk pada penelitian yang dilakukannya di beberapa pulau sekitar Maluku Tengah, yakni Pulau Buru dan Pulau Seram pada beberapa tahun lalu.Menurut Peneliti LIPI saat melakukan penelitian di wilayah Pulau Seram dan Pulau Buru, umumnya batuan tersusun dari batuan metamorf yang merupakan hasil ubahan dari batuan asalnya. Perubahan itu berproses dari pergerakan lempeng bumi yang berubah menjadi beberapa jenis batuan, salah satunya batuan metamorf. proses pengumpulan yang terjadi akibat proses pertukaran ion dan terkumpul pada suatu batuan ubahan yang berhubungan dengan batuan metamorf. Kemudian batu itu mengalami erosi transportasi dan terendapkan. batuan emas yang terkandung pada batuan metamorf itu terpecahkan dari batuanya, lalu lapisan emas yang terkandung terlepas dan berkumpul dengan ion emas lainnya. Hal ini menghasilkan butiran emas yang terdapat di sepanjang sungai atau kawasan pesisir pantai.Lebih lanjut prediksi temuan emas yang terdapat di pesisir pantai Maluku Tengah itu merupakan formasi batuan yang belum diketahui.

“Barangkali ada proses yang lebih muda yang menghasilkan emas yang bertanggung jawab terhadap pembentukan emas di daerah sana,” kata Iwan Setiawan.Sampai berita ini di turunkan warga masih ramai membanjiri pantai Maluku tengah.(RED).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *