Modus Lowongan Pekerjaan Rekrutmen Pegawai BNI Berujung Penipuan

Pria berinisial MT terduga menipu dengan keuntungan sampai 40 juta dalam kasus penipuan rekrutmen pegawai BNI 46 dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya dengan modus menyebar lowongan kerja palsu. Dengan iming-iming gaji yang ditawarkan untuk pegawai sebesar Rp10 juta.

Pengungkapan ini berawal dari adanya laporan pihak bank BNI pada 18 Februari lalu. Setelah diselidiki, MT akhirnya berhasil di tangkap di Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, pada 13 Maret.

“Pengungkapan tindak pidana manipulasi data yang seolah-olah otentik melalui media elektronik, intinya mengundang orang berminat untuk direkrut atau mau bekerja di beberapa perusahaan, salah satunya bank BNI,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Penipuan rekrutmen itu juga menyasar ke perusahaan-perusahaan lain, termasuk BUMN. Dalam melakukan aksinya, tersangka membuat akun email alias surel dengan nama recruitment.callbni@gmail.com. Surel itu digunakan tersangka untuk menyebarkan informasi palsu yang berisi tentang informasi rekrutmen karyawan BNI.

“Lalu tersangka akan minta calon pelamar kerja untuk melakukan pembayaran untuk biaya akomodasi hotel dan biaya transportasi yang dibutuhkan, sebesar Rp1,7 juta,” ucap Yusri.

MT Selaku pelaku dijerat Pasal 35 jo pasal 51 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun penjara atau denda paling banyak Rp12 miliar.(ADD/DTK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *