BALITTRO : Dapat digunakan Untuk Terapi HIV,Akar Manis Punya Manfaat Lain

Tribun Kota,Bogor.

Tanaman akar manis dikenal oleh masyarakat luas sebagai tanaman herbal. Khasiatnya mampu digunakan untuk berbagai macam pengobatan,Akar manis atau „Licorice‟ atau „Liquorice‟ adalah simplisia yang dihasilkan dari akar Glycyrrhiza glabra, merupakan tanaman sejenis polong-polongan berasal dari Eropa Selatan dan beberapa bagian wilayah Asia. Nama liquorice berasal dari bahasa Yunani kuno yang artinya “akar manis”. Akar manis termasuktanaman tahunan berbentuk terna dan dapat tumbuh sampai satu meter dengan daun yang tumbuh seperti sayap (pinnate) yang panjangnya 7 sampai 15 cm, dengan jumlah daun  9-17 helai dalam satu cabang.Bunga akar manis tersusun secara inflorescens (berkelompok dalam satu cabang),warnanya berkisar dari keunguan sampai putih kebiru-biruan serta berukuran panjang 0,8-1,2 cm. Buah akar manis berpolong dan berbentuk panjang sekitar 2-3 cm, dan mengandung biji. Akar manis tumbuh dengan baik di tanah yang dalam, subur, cukup air dan dalam iklim yang penuh cahaya matahari. Biasanya dipanen pada musim gugur 2 atau 3 tahun setelah penanaman. Zat yang terkandung di dalamnya adalah glycyrrhizin, yang sangat manis, 50 kali lebih manis daripada gula dan memiliki khasiat pengobatan. Spesies G. uralensis adalah jenis akar manis yang paling banyak mengandung glycyrrhizin  Spesies lainnya yang berasal dari Amerika Utara adalah  G.lepidopta, dan G. uralensis tumbuh di daerah Cina biasa digunakan sebagai bahan baku obatobatan.

Bahan Aktif  Akar manis mengandung beberapa bahan aktif yaitu glikosida likuiritin, glisirhisin, umbeliferona, saponin, glukosa, asparagin dan glabrolida

Manfaat Empiris Rimpang dan akar kering telah digunakan sebagai ekspektoran dan karminatif oleh orang Mesir, Cina, Yunani, India dan peradaban Romawi, bermanfaat untuk pengobatan sakit tenggorokan, batuk, influenza, bronkodilator, opthalmia, anti sifilis, dan antidisentri, ketidakseimbangan lambung, gangguan pencernaan, muntah, diare, tenggorokan kering, abses bengkak dan bertindak sebagai diuretik.

Manfaat Ilmiah Akar manis memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi, spasmolitik, laksatif, antidepresi, antiulcer and antidiabet.  Kandungan senyawa organik pada akar manis berupa asam glisiretinat merupakan penghambat enzim 11β-hydroxysteroid dehydrogenase (11β-OHSD) type 2 yang berfungsi mengubah hormon kortisol menjadi hormone ekortison. Konsumsi berlebihan dapat menimbulkan simtomadiuresis dan lebih lanjut menyebabkan tekanan darah tinggi.[4] Senyawa bioaktif dari tanaman akar manis (Glycyrrhiza glabra L.) yang berperan sebagai senyawa antibakteri adalah adalah nHexadecanoic acid yang merupakan golongan asam lemak dan 4HPyran 4-one 2,3 dihydro-3,5-dihydroxy-6 methyl dari golongan flavonoid.

1. Mengatasi nyeri ulu hati Akar manis dapat mengurangi gejala nyeri pada ulu hati karena memiliki asam glycyrrhizic, yaitu senyawa yang bersifat antiradang dan mampu memicu sistem kekebalan tubuh.  Selain itu, senyawa ini bisa mencegah penyebaran bakteri H. pylori di lambung dan usus yang menyebabkan gejala nyeri ulu hati. Ekstrak akar manis juga dapat mempercepat perbaikan pada dinding saluran pencernaan dan membantu meringankan gejala gangguan pencernaan.

2. Memperlancar pernapasan Suplemen akar manis diyakini mampu membantu melegakan saluran pernapasan dan meredakan batuk. Ekstrak akar manis bekerja dengan cara memproduksi lendir sehat di sistem pernapasan, sehingga memudahkan pernapasan.

3. Melindungi kulit Ekstrak akar manis dipercaya mampu mengatasi kulit gatal dan meradang pada penderita eksim serta menangkal efek kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari, serta memperbaiki kondisi hiperpigmentasi kulit. Efek ini diduga diperoleh dari kandungan zat aktif di dalam akar manis yang mampu menekan peradangan di dalam tubuh, tetapi efektivitasnya masih perlu diteliti lebih lanjut.

4. Membantu perawatan kanker Akar manis diduga memiliki kandungan yang bisa mengobati penderita penyakit kanker, seperti kanker payudara, kanker lambung, dankanker prostat. Namun, ubukti klinis dan penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk mendukung dugaan tersebut.

5. Antivirus Hasil penelitian menunujukkan Glycyrrhizin dapat digunakan untuk terapi HIV, dan hepatitis C kronis

Cara Pemanfaatan  Batuk : 1,5 g akar manis, rimpang kunyit sekitar 8 g, daun sirih 3 helai dan air 130 ml.  Semua bahan di rebus (diinfus) dan diminum 2 kali/hari sebelum makan  sebanyak 100 ml.

 Tukak lambung : 3 gr akar manis, rimpang kunyit 4 g dan air 130 ml, kemudian semua bahan diseduh dan hasil seduhan diminum 2 kali/hari sebanyak 100 ml air seduhan. Lama pengobatan dilakukan hingga penyakit yang diderita sembuh, dan dihentikan jika sudah sembuh

Peringatan dan Bahaya Takaran pemakaian yang terlalu banyak dalam pemakaian dan dipakai terlalu lama akan mengakibatkan gejala hypokalemia. (Penulis : Ekwasita Rini Pribadi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *