Mudik 2021 Dilarang, Bagaimana Nasib Sopir Angkutan Umum??

Mudik 2021 resmi di larang. Angkutan umum menjadi salah satu sektor usaha yang terdampak dari larangan mudik. Sebab, orang-orang biasanya melakukan tradisi pulang kampung saat lebaran menggunakan transportasi massal seperti bus, pesawat, kapal laut dan lain-lain.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Organda Ateng Ariyono membeberkan mudik dilarang membuat pengusaha angkutan umum kesulitan membayar THR (Tunjangan Hari Raya). Tapi pengusaha tetap berupaya untuk membayarkannya.
Selama setahun pandemi virus Corona ini, dia menjelaskan angkutan umum bergerak pada posisi yang sangat terbatas. Di saat yang sama pihaknya harus menyiapkan kewajiban pembayaran THR.

Kemungkinan, pembayaran THR tahun ini mau tidak mau dibayarkan berangsur atau dicicil, sama seperti yang terjadi pada tahun lalu.

“Ya melihat peraturan seperti itu ya nasib kita para sopir jadi susah ya, ditambah THR kalo sampai g ada tambah pusing saya ya semoga THR tetep di berikan”, Ujar Jamal di Terminal.

Dia menekankan bahwa mudik menjadi kesempatan bagi pelaku usaha angkutan umum untuk bergerak. Pemerintah diminta untuk memerhatikan hal tersebut.

“Anggota-anggota kita khususnya para pengemudi, suporter, agen, dan tenaga kerja sebagainya di masa angkutan lebaran ini mereka tanda kutip kan nggak dapat rezeki karena nggak boleh jalan. Nah itu hal-hal yang mestinya dipikirkan,” tambah Jamal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *