Nuryadi Humas BRPBATPP : Nikmatnya Ikan Baung Ikan Lokal Asli Indonesia

Tribun Kota,Advetorial.

Salah Satu Ikan Air Tawar yang telah dikembangkan oleh BRPBATPP (Balai Riset Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan Bogor), salah satunya adalah Ikan Baung. Ikan baung merupakan ikan potensial Indonesia yang memiliki daging tebal dan cita rasa yang enak.

Selama ini usaha budidaya ikan baung masih mengandalkan benih hasil tangkapan dari alam, yang menjadi masalah karena ketersediaan induk ikan baung unggul telah menyiapkan induk/produk biologi ikan baung hasil domestikasi (G2) yang akan di kembangkan sebagai komoditas budidaya kepada masyarakat. Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) yang dimiliki sudah ada pada level 5.

Ayo kita telusuri asal mula Ikan Baung.Julukan ikan berkumis tidak hanya ditujukan untuk ikan lele, namun ikan baung. Ikan ini banyak dimanfaatkan sebagai lauk oleh masyarakat Jawa, Sumatera dan Kalimantan.Ikan baung merupakan anggota genus Hemibargus dari keluarga Bagridae. Ikan ini masih sekerabat dengan ikan lele, sehingga keduanya memiliki ciri fisik yang hampir serupa.

Nama latin ikan baung adalah Bagrus nemurus. Selain itu, penyebutan ikan ini di berbagai daerah pun berbeda-beda, seperti ikan bawon, beong, ikan duri, senggal, singgah, tageh, tagih, siken, tiken, dan lain-lain di setiap daerah. Berikut ini adalah ciri-ciri fisik ikan baung secara lengkap, antara lain adalah Bertubuh panjang,Tekstur kepala kasar,Bentuk kepala pipih dengan bagian tulang tengkorak atas kepala yang tidak ditutupi kulit.Bagian atas kepala dan badan berwarna cokelat hingga kehitaman serta Bagian tengah hingga bawah badan memutih dengan bagian bawah badan berwarna lebih terang.Ikan Baung juga Memiliki 3 pasang sungut atau kumis di sekeliling mulut dan sepasang sungut di lubang pernapasan, panjang sungut di rahang hampir mencapai sirip anus.Namun Ikan Baung Tidak memiliki sisik serta Tekstur tubuh licin dan Pada sirip dada terdapat sepasang patil atau duri berbisa,Harus hati-hati juga terhadap bisanya walau tidak berbahaya.Lalu Pada sirip punggung terdapat 1 patil Pada tubuh bagian belakang terdapat sirip punggung dan juga Pinggiran sirip ekornya tegak kemudian Bagian ujung atas ekor memanjang seperti sungut.

Ikan baung ini mempunyai panjang badan sekitar 20 cm dengan bobot 150 sampai 200 gram, walau ada spesies yang tumbuh jauh lebih besar.Ikan baung adalah ikan air tawar yang hidup di perairan seperti sungai, danau, waduk, hingga rawa. Baung juga banyak ditemukan di perairan di daerah banjir. Di Sungai Musi, Sumatera Selatan, baung juga hidup di muara sungai berair payau. Jadi bisa dikatakan bahwa ada spesies baung yang mampu bertahan hidup di air payau.Kemudian Ikan Baung memiliki sifat hidup bersembunyi di dalam liang-liang di tepi sungai. Selain itu, ikan baung merupakan hewan nokturnal yang aktif di malam hari untuk mencari makan, berkembang biak.

Di alam liar, baung termasuk jenis ikan omnivora yang memakan segala. Beberapa makanan ikan baung adalah udang kecil, remis, ikan yang ukurannya lebih kecil, serangga, moluska, dan rumput. Namun ada juga yang menggolongkan baung sebagai ikan karnivora karena lebih sering memangsa ikan dan hewan laut kecil lainnya dibanding tumbuhan.Ikan baung anakan dan dewasa memangsa pakan yang berbeda. Baung anakan memangsa serangga air, sementara baung dewasa cenderung memangsa ikan, hewan kecil, dan serangga.Ayo kita cintai Ikan Lokal Indonesia yang telah didomestikasi oleh BRPBATPP,Gemar makan ikan jadi bangsa yang sehat dan cerdas.(RED).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *