Mengenal Jenis dan Manfaat Tanaman Eucalyptus Lemon Yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Tribun Kota, Advetorial
Eucalyptus Lemon dalam Bahasa latin Eucalyptus citriodora syn. Corymbia citriodora Bahasa lain lemon-scented gum, blue spotted gum, lemon eucalyptus (bahasa Inggris). Eucalyptus Lemon ini dapat beradaptasi pada habitat hutan hujan dataran rendah dan hutan pegunungan rendah, pada ketinggian hingga 1800 mdpl, dengan curah hutan tahunan 2500-5000 mm, suhu minimum rata-rata 23 oC dan maksimum 31 oC di dataran rendah, dan suhu minimum rata-rata 13 oC dan maksimum 29 oC di pegunungan. Berukuran sedang hingga besar, tinggi 25-40 m, kulit berwarna abu-abu pucat, berwarna krem atau merah muda. Daun berukuran 10-20 cm, lebar 1-2,5 cm, lanset, beraroma lemon. Batang umumnya berukuran 20-35 m, lurus, ramping, kulit kayu halus, terkelupas dalam potongan yang tidak teratur, kadang-kadang berbintik, putih atau keemasan saat pertama kali terbuka, berwarna coklat. Ranting ramping, agak pipih, berwarna coklat. Perbungaan berbentuk payung yang rapat kadang-kadang berupa malai rata di ujung ranting.

Daun dari E. citriodora dapat digunakan sebagai obat herbal. Minyak atsiri dari E. citriodora digunakan untuk mengobati batuk dan pilek, sakit tenggorokan, luka, infeksi kulit, tersumbatnya saluran hidung, dll. Namun, sebaiknya tidak dikonsumsi dalam dosis yang tinggi untuk menghindari efek toksik pada tubuh. Selain itu, minyak atsiri ini juga digunakan dalam wewangian terutama karena spesies ini memiliki kandungan citronella yang tinggi., dan juga digunakan sebagai obat nyamuk. Pohon ini juga merupakan sumber oleoresin yang mengandung tanin yang digunakan dalam pengobatan diare dan radang kandung kemih.

Manfaat Lain Eucalyptus citriodora digunakan di Indonesia sebagai parfum, bahan penting kosmetik, penyegar ruangan dan penolak serangga (natural repellant). Selain itu, minyak atsiri dari E. citriodora memiliki beberapa aktivitas biologi antara lain aktivitas antibakteri, antijamur, anticandidal, insektisida, acaricidal, herbisida, analgesik, anti inflamasi, penghambatan resorpsi tulang, anti mikroba, dan aktivitas antioksidan.

Cara Pemanfaatan Tanaman eucalyptus lemon dapat dimanfaatkan dengan cara penyulingan kukus untuk diambil minyak atsirinya. Bagian tanaman yang disuling ini meliputi daun dan ranting. Sebelum disuling, daun dan campuran daun serta ranting dikeringkan terlebih dahulu hingga mengandung kadar air sekitar 12-15%, kemudian dicacah/dirajang hingga berukuran 2-5 cm. waktu penyulingan kira-kira selama 6 jam. Salah satu pemanfaatan minyak atsiri eukaliptus lemon adalah untuk pengusir serangga yaitu dengan cara mengencerkan minyak atsiri tersebut 3 sampai 5%. Selain itu, minyak atsiri eukaliptus lemon dapat digunakan sebagai antiseptik, agen analgesik, dan anti inflamasi. (Ediningsih/eBook Balittro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *